Cara Konfigurasi-Setting Multi Pipelines Logstash

ELK (Elasticsearch Logstash Kibana) Support untuk multi pipelines. Maksudnya multi pipelines ini adalah kamu dapat melakukan spesifikasi banyak file pipelines yang sudah kamu buat sehingga tidak perlu 1 file pipelines yang berisi banyak config yang tentunya ini kurang efisien dan kurang elok dilihat.

Katakanlah kamu memiliki 1 pipeline conf di /etc/logstash/conf.d dengan nama main.conf dengan banyak conf dan ingin dipecah kedalam banyak conf file maka definisikan ID pipelines kamu di file /etc/logstash/pipelines.yml

Cara Konfigurasi-Setting Multi Pipelines Logstash ELK

Jika sudah maka kamu cukup membuat beberapa file tsb kedalam folder /etc/logstash/conf.d

Pastikan hasil akhirnya seperti ini:

root@logstash-vm:/etc/logstash/conf.d# ls
snmp-pdu.conf snmp-ups.conf syslog.conf

Restart Logstash

root@logstash-vm:service logstash restart

Jika kamu tidak mau restart service setiap ada perubahan maka kamu bisa aktifkan fitur Reload interval yang memang sudah ada pada logstash. Yaitu pada file /etc/logstash/logstash.conf. Uncomment pada baris text config.reload.automatic dan ubah dari false menjadi true.

# ———— Pipeline Configuration Settings ————–
#
# Where to fetch the pipeline configuration for the main pipeline
#
# path.config:
#
# Pipeline configuration string for the main pipeline
#
# config.string:
#
# At startup, test if the configuration is valid and exit (dry run)
#
# config.test_and_exit: false
#
# Periodically check if the configuration has changed and reload the pipeline
# This can also be triggered manually through the SIGHUP signal
#
# config.reload.automatic: false
#
# How often to check if the pipeline configuration has changed (in seconds)
#
# config.reload.interval: 3s
#
# Show fully compiled configuration as debug log message
# NOTE: –log.level must be ‘debug’
#
# config.debug: false
#
# When enabled, process escaped characters such as \n and \” in strings in the
# pipeline configuration files.
#
# config.support_escapes: false

2 Comments

fakhri · 12/12/2020 at 15:41

kalau dia running di docker, cara rubah pipelinenya gmn ya?
thanks

    ibrahim · 15/12/2020 at 20:14

    Hai, mau tanya kamu dockernya bikin dari dockerfile kah? atau docker pull biasa? Contoh kamu bisa load saat running dockernya:
    docker run -v /home/xxxx/logstash.conf:/etc/logstash/logstash.conf logstash . Atau kamu juga bisa pakai metode mount volume saja. taruh semua config dimount tersebut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *